Rabu, 8 Juli 2026 menjadi hari yang penuh kehangatan bagi keluarga besar Pesantren Ittihadul Muhibbin. Direktur Pesantren Ittihadul Muhibbin, Ust. H. Imamul Authon Nur, Lc., M.Th., menerima kunjungan silaturahmi dari Direktur Pesantren Tahfidzul Qur’an Addawaa Karawang, Ust. Muhammad Syaifandi, Lc., M.Pd.
Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana yang akrab dan penuh kekeluargaan. Keakraban itu tidak lepas dari latar belakang keduanya yang pernah menimba ilmu bersama di Pondok Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah Medan. Kenangan masa-masa belajar di almamater yang sama menjadi pembuka hangat dalam perbincangan mereka.
Setelah menyelesaikan pendidikan di pesantren, keduanya melanjutkan perjalanan akademiknya di negeri yang berbeda. Ust. H. Imamul Authon Nur melanjutkan studi ke Kairo, Mesir, sementara Ust. Muhammad Syaifandi menempuh pendidikan di Shan’a, Yaman. Pengalaman belajar di dua pusat keilmuan Islam tersebut semakin memperkaya wawasan dan perspektif mereka dalam mengembangkan pendidikan pesantren.
Dalam pertemuan ini, kedua pimpinan pesantren saling berbagi pengalaman mengenai pengelolaan lembaga pendidikan, pembinaan santri, serta tantangan dakwah dan pendidikan Islam di era modern. Meskipun Pesantren Ittihadul Muhibbin dan Pesantren Tahfidzul Qur’an Addawaa memiliki kekhasan dan fokus pendidikan yang berbeda, keduanya memiliki tujuan yang sama, yaitu melahirkan generasi muslim yang bertakwa
Silaturahmi ini diharapkan menjadi awal terjalinnya sinergi yang lebih erat antarpondok pesantren, sehingga dapat saling menguatkan dalam dakwah, pendidikan, serta pengembangan kualitas sumber daya manusia. Semangat berbagi pengalaman dan saling belajar menjadi bukti bahwa ukhuwah di antara para pengemban amanah pendidikan Islam merupakan modal besar dalam membangun peradaban.


