
Medan, Rabu (1/4/2026) — Suasana penuh berkah menyelimuti Pesantren Ittihadul Muhibbin pada Rabu sore, tepatnya bakda Ashar, dengan kedatangan tamu istimewa yang tidak disangka-sangka. Sosok tersebut adalah Habib Syeikh bin Ahmad Al-Idrus, perwakilan dari penerbit Dar Al-Kutub Al-Islamiyah, sebuah penerbit buku yang dikenal konsisten dalam memegang teguh prinsip Ahlussunnah wal Jamaah, khususnya dalam koridor mazhab Imam Asy-Syafi’i dan i’tiqad Asy’ariyah.
Kedatangan Habib Syeikh membawa misi mulia, yakni menyerahkan wakaf berupa kitab-kitab terbitan Dar Al-Kutub Al-Islamiyah kepada sejumlah pondok pesantren di wilayah Medan dan sekitarnya. Wakaf ini diharapkan dapat memperkaya khazanah keilmuan para santri serta memperkuat pemahaman keislaman yang berlandaskan Ahlussunnah wal Jamaah.
Pimpinan pesantren, Ust. H. Imamul Authon Nur, Lc., TH, menyambut hangat kedatangan tamu kehormatan tersebut. Dalam sambutannya, beliau mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian serta kontribusi yang diberikan.
Percakapan antara keduanya berlangsung akrab dan penuh kehangatan. Hal ini semakin terasa karena Habib Syeikh bin Ahmad Al-Idrus diketahui pernah menimba ilmu di Darul Musthafa, Tarim, di bawah asuhan Habib Umar bin Hafidz. Menariknya, Ust. Imamul Authon juga memiliki kenangan tersendiri dengan Tarim, karena pernah berkunjung dan menetap selama dua pekan sebelum berdirinya pesantren.
Dalam pertemuan tersebut, turut dipanjatkan doa dan harapan agar Pesantren Ittihadul Muhibbin ke depannya dapat menjadi benteng kokoh dalam menjaga dan menyebarkan ajaran Ahlussunnah wal Jamaah di tengah masyarakat.
Acara silaturahmi yang berlangsung hangat itu ditutup dengan sesi foto bersama sebagai bentuk kenangan atas pertemuan yang penuh makna tersebut.

